3 Aplikasi Android GRATIS untuk Ubah Kebiasaan

Dalam buku 4 Discipline of Execution, salah satu disiplin yang perlu dimiliki agar kita memiliki kebiasaan bertindak adalah memiliki Scoreboard (Papan Skor) yang memotivasi. Scoreboard ini adalah alat bantu memonitoring kemajuan kita. Memonitor kemajuan kita adalah salah satu elemen penting yang menentukan terbentuknya kebiasaan. Monitoring selain bermanfaat untuk mengukur kemajuan kita juga dapat membantu meningkatkan akuntabilitas kita. Selain itu monitoring juga membantu mempertahankan motivasi dan konsistensi dalam berubah. Inilah pentingnya kita memiliki alat bantu untuk memonitoring perubahan kita.

Beruntunglah kita hidup di Era Digital seperti sekarang. Banyak aplikasi yang bisa kita gunakan untuk memonitor perubahan yang kita lakukan. Dari berbagai aplikasi yang tersedia, saya merekomendasikan salah satu dari tiga aplikasi berikut ini:

  • Fabulous
  • Habitica
  • Habitbull

Ketiganya merupakan aplikasi GRATIS dari Android. Mari kita bedah satu per satu.

FABULOUS

aplikasi-gratis-ubah-kebiasaan-fabulous

Aplikasi ini bukan sekadar alat untuk memantau kebiasaan Anda melainkan pelatih Anda. Demikian janji dari developer aplikasinya. Jika Anda menginginkan aplikasi yang dapat mengajari dan mendampingi Anda dengan lengkap, saya merekomendasikan Fabulous. Fabulous menyediakan panduan langkah demi langkah untuk meningkatkan kebugaran dan produktivitas Anda. Mulai dari panduan 7 minutes workout (olahraga 7 menit), meditasi, bagaimana menurunkan berat badan, tidur yang lebih baik sampai bagaimana mempertahankan motivasi harian Anda.

HABITICA

aplikasi-gratis-ubah-kebiasaan-habitica

Habitica adalah aplikasi yang mengantut prinsip GAMIFICATION – mengubah rutinitas menjadi permainan. Ya, rutinitas memantau kemajuan Anda seringkali membosankan. Dengan Habitica, Anda akan mengubah rutinitas tersebut menjadi sebuah permainan menarik. Konsepnya sederhana, setiap kali Anda berhasil menjalankan kebiasaan Anda, Anda akan mendapatkan poin. Semakin banyak poin yang Anda capai, semakin banyak fitur yang akan Anda dapatkan. Selain itu ada reward-reward menarik pula yang bisa Anda dapatkan dengan menjalankan kebiasaan baru Anda.

HABITBULL

aplikasi-gratis-ubah-kebiasaan-habitbull

Bila Anda menginginkan aplikasi yang ringan dan sederhana. Saya menyarankan HabitBull. Aplikasi ini dapat Anda gunakan untuk memantau kebiasaan dan kemajuan Anda. Tampilannya simpel, mirip seperti kalender. Anda bisa melihat gambaran utuh performance Anda dengan mudah. Proses monitoringnya pun bisa Anda atur apakah setiap hari, hanya hari tertentu, dua hari tertentu, setiap pekan, sesuai dengan frekuensi kebiasaan yang ingin Anda bentuk. Sangat fleksibel.

 

Ini tiga aplikasi favorit saya. Saya tidak bisa bercerita lebih banyak. Pilih salah satu, download aplikasinya, coba sendiri, dapatkan pengalamannya.

5 Penyebab Gagalnya Perubahan

Banyak orang ingin berubah. Namun menunda untuk memulainya. Banyak orang yang sudah mulai berubah, namun gagal mempertahankannya. Apa sebabnya?

Saya mencatat setidaknya ada lima kemungkinan penyebabnya.

Menunggu Sempurna.

Menunggu situasinya sempurna untuk berubah. Motivasi tinggi, waktu kondusif, alat dan lingkungan mendukung. Kesempurnaan seperti ini hanya terjadi di alam khayal. Anda tidak perlu menunggu sempurna untuk memulai sesuatu. Apa yang ada sudah sangat cukup untuk memulainya. Teringat nasihat seorang entrepreneur, Derek Sivers, bagi mereka yang punya niat dan ide usaha:

“Jika Anda berjuang mengumpulkan uang untuk mewujudkan ide Anda, atau berpikir akan menyokong ide Anda dengan pekerjaan lain, maka Anda perlu berpikir ulang mengenai ide tersebut”

Rencana yang Terlalu Ribet

Rencana yang terlalu ribet membuat otak kita nge-hang. Terlalu banyak yang harus dipikirkan dan dilakukan. Akibatnya kita tidak bergerak kemana-mana.

Ingin Langsung Melakukan Perubahan Besar Sekaligus.

Mirip seperti resolusi tahunan. Keren-keren kan? Berapa banyak yang terwujud? Nol besar. Lakukan perubahan kecil saja. Bertahap sedikit demi sedikit. Jika Anda melakukan improvement 1% saja setiap minggu, dalam setahun Anda sudah melakukan improvement 52%!

Perilakunya Terlalu Sulit

Bila kita belum memiliki skill untuk melakukan sebuah perilaku, maka perilaku tersebut menjadi sulit. Ingin menulis artikel berisi 1000 kata per hari, namun tidak pernah mengasah keterampilan menulis sebelumnya, tentu tidak mudah. Ingin memiliki kebiasaan melakukan Sales Call 3x sehari namun kita tidak punya skill Sales Call, tentu perubahan menjadi sulit. Maka, agar mudah, Anda punya dua pilihan:

  1. Mempelajari skillnya terlebih dulu
  2. Mempermudah bentuk perilakunya

Cara pertama butuh waktu. Cara kedua bisa dilakukan sekarang juga. Misal, mengubah tindakan Sales Call di atas menjadi mendapatkan 1 kontak baru. Lebih mudah bukan? Jadikan perilaku yang mudah ini menjadi kebiasaan, sambil pelajari skill untuk melakukan Sales Call.

 

Hanya Mengandalkan Motivasi.

Motivasi itu sifatnya naik turun. Pada saat kita sedang memiliki motivasi tinggi, mempertahankan konsistensi dalam proses berubah itu mudah. Namun pada saat motivasi sedang rendah, mempertahankan konsistensi itu tidak mudah. Maka, jangan hanya mengandalkan motivasi. Kita perlu mengelilingi diri kita dengan lingkungan dan orang-orang yang mendukung. Kita perlu menciptakan struktur penopang untuk mempertahankan konsistensi kita.

Bagaimana dengan Anda? Apa yang seringkali membuat Anda gagal mengubah diri atau mempertahankan perubahan Anda?

Mulai Kebiasaan Baru Anda dengan Tiga Hal Ini

Banyak orang ingin memulai kebiasaan baru. Namun keinginan itu hanya di mulut saja. HENTIKAN! Sekarang tetapkan niat, lakukan tiga hal ini untuk memulai kebiasaan baru Anda.

Pertama, mulai dari yang kecil. Misal, ingin lebih sehat, lakukan 2 push up setiap hari. Jika 2 masih terlalu berat, cukup 1 saja. Prinsipnya, buat sedemikian rupa sehingga kebiasaan ini tetap bisa Anda lakukan meskipun Anda sedang tidak termotivasi.

Kedua, kaitkan kebiasaan baru Anda dengan rutinitas yang sudah ada. Setiap hari kita pasti memiliki rutinitas. Kaitkan kebiasaan baru Anda dengannya. Misal, bangun tidur lakukan 2 push up. Baca satu ayat Qur’an selesai sholat. Baca satu halaman buku sebelum tidur.

Ketiga, ulangi perilaku tersebut sampai menjadi kebiasaan. Buat tanda kalender atau ceklis harian. Lakukan selama 66 hari ke depan. Tambah jumlahnya sedikit demi sedikit setiap minggunya. Anda akan menemukan, secara alamiah push up Anda semakin bertambah jumlahnya setiap minggu. Dari 2 per hari mungkin menjadi 4 per hari kemudian menjadi 6 per hari dan seterusnya.

Selesai.

Lakukan ketiga hal di atas. Janji?