Bagaimana Mengubah Perilaku Tanpa Susah Payah

Bagaimana cara mengubah perilaku tanpa susah payah? BJ Fogg, pendiri Persuasive Tech Lab di Universitas Stanford memberikan solusinya.

Menurut Fogg, ada tiga elemen perubahan perilaku.

  1. Motivasi (motivation)
  2. Kemampuan (ablity)
  3. Pemicu (trigger)

Ketiganya perlu bertemu di momen yang sama, barulah perilaku akan muncul. Bila salah satunya hilang, perilaku pun tidak akan muncul. Mari kita bahas satu per satu.

Motivasi

Motivasi jelas diperlukan. Tanpa motivasi kita tidak akan tergerak untuk melakukan perilaku yang diperlukan. Menurut Fogg ada tiga macam motivasi:

  1. Sensasi – kenikmatan/kesengsaraan.
  2. Antisipasi – ketakutan/harapan
  3. Rasa dimiliki (kata aslinya ‘belonging’ – susah cari padanan katanya dalam bahasa Indonesia hehe) – penolakan/penerimaan oleh orang lain

Berolahraga misalnya, motivasinya bisa agar merasa segar bugar (sensasi), untuk mencegah sakit di masa depan (antisipasi), atau supaya bisa kongkow dengan teman (belonging).

Kemampuan

Kemampuan juga perlu, jika seseorang tidak mampu melakukan sesuatu sudah pasti hal itu tidak akan dilakukan. Kita tidak bisa memaksa orang yang tidak punya Rp.100ribu per hari untuk menabung Rp.100ribu per hari.

Kemampuan dan motivasi pun sangat berhubungan. Semakin sulit perilaku dilakukan, semakin besar motivasi yang diperlukan untuk melakukannya. Sebaliknya, semakin mudah perilaku dilakukan, semakin sedikit motivasi yang diperlukan untuk melakukannya.

Menurut Fogg, ada dua cara meningkatkan kemampuan:

  1. Cara sulit: melatih diri supaya mampu melakukan perilaku yang diharapkan.
  2. Cara mudah: menurunkan target perilakunya supaya kita mampu melakukannya.

BJ Fogg menyarankan cara kedua.

Contoh:

Kita ingin berolahraga rutin. Kita bisa saja menargetkan berolahraga 30 menit per hari. Namun, bila belum terbiasa. Target ini akan sangat sulit. Bagaimana bila diturunkan jadi 2 menit per hari? Lebih mudah bukan? Seiring waktu, kita tambahkan jadi 4 menit, 8 menit, 15 menit dan seterusnya sampai target yang kita inginkan tercapai. Kuncinya adalah bagaimana perilaku yang diinginkan bisa segera kita mulai. Tanpa tapi, tanpa menunggu nanti.

Pemicu

Terakhir, mengubah perilaku memerlukan pemicu. Sesuatu yang mengatakan kepada Anda: sekaranglah waktu untuk melakukannya. Apa hal yang dapat membantu kita untuk memulai perilaku tersebut? Kita bisa gunakan pengingat, penanda atau kebiasaan yang sudah jadi.

Gunakan format:

Setelah…., saya akan …

Sebelum…, saya akan …

Contoh:

Setelah shalat dhuhur, saya akan membaca 1 paragraf.

Sebelum mandi pagi, saya akan push up 2x

Ini membuat rantai perilaku lebih mudah terbentuk.

Tiga elemen ini akan membantu kita mengubah perilaku dan membentuk kebiasaan baru. Dapatkan kita gunakan pula untuk mengubah perilaku orang lain? Tentu saja. Bagaimana caranya? Silakan dieksplorasi sendiri.