Brain-Dump: Aktivitas 10 menit untuk merapikan pikiran Anda

Apa yang Anda rasakan saat rumah Anda berantakan? Anda merasa stress dan bingung mau mulai dari mana untuk membereskannya? Otak Anda pun sama. Tidak ada yang lebih merepotkan daripada pikiran yang berantakan. Saat pikiran kita berantakan, otak kita akan nge-hang – bingung dengan apa yang mau dikerjakan terlebih dulu.

Masalahnya, setiap detik otak kita dibanjiri oleh serbuan informasi. Entah dari media massa, media sosial, chat WhatsApp, tugas yang belum selesai, janji temu yang tidak tercatat, dan berbagai informasi lainnya. Otak kita pun akhirnya kelimpungan – overwhelmed – lalu kita menjadi stuck, dan bingung dengan apa yang perlu dikerjakan terlebih dulu. Untuk menghadapinya, otak kita pun mengambil tindakan otomatis, mengabaikan semua hal itu lalu mengalihkannya ke aktivitas yang lebih menyenangkan – nonton film, Youtube, atau sekadar scrolling Facebook. Namun, apakah ini menyelesaikan masalah? Tidak. Melakukan ini tidak menyelesaikan apapun.

Untuk produktif dalam hidup, Anda memerlukan fokus. Dan untuk fokus Anda memerlukan kejernihan pikiran. Fokus memerlukan pikiran yang bersih dan rapi.

Lalu, bagaimana cara untuk fokus di era banjir informasi seperti ini? Kita bisa lakukan beres-beres pikiran dengan metode Brain-Dump secara rutin.

Apa itu Brain-Dump?

“A brain dump is a complete transfer of accessible knowledge about a particular subject from your brain to some other storage medium, such as paper or your computer’s hard drive.[1]

Brain-dump adalah proses mengeluarkan semua yang Anda pikirkan di dalam otak Anda ke media penyimpanan lainnya, misalnya kertas atau komputer. Melakukan brain-dump membuat semua hal baik yang penting maupun tidak keluar dari otak Anda. Sehingga Anda memiliki ruang untuk bersantai, berpikir, atau berkreasi.

Bagaimana cara melakukan brain-dump?

  • Tuliskan apapun yang terpikir di dalam benak Anda.
  • Pisahkan berdasar kategori: mana yang termasuk ide baru? Tugas? Pekerjaan? Keinginan?
  • Petakan mana yang harus Anda tuntaskan, mana yang bisa Anda delegasikan, mana yang bisa Anda buang.
  • Buat to-do list. Perhatikan tulisan Anda, apakah ada hal yang benar-benar penting dan actionable? Buat to-do list untuk menyelesaikannya.

Luangkan waktu 10 menit setiap hari untuk melakukan hal ini. Waktu terbaik adalah sebelum tidur atau ketika bangun tidur (tentu saja Anda pun boleh melakukan di kedua waktu ini sekaligus). Saya sendiri punya buku catatan khusus + evernote untuk mencatat apapun yang terlintas saat itu juga. Ini membuat pikiran saya ringan dan tidak dipenuhi oleh informasi yang menghantui pikiran.

 

[1] http://whatis.techtarget.com/definition/brain-dump

  • TrianFerianto

    Bermanfaat sekali.